Artikel dari Penerbit "Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung"

Ditemukan 835 artikel.


PERTUMBUHAN JAMUR Beauveria bassiana (Bals) Vuill DAN PATOGENISITASNYA TERHADAP HAMA KUTU DAUN KEDELAI (Aphis glycines Matsumura)

Oleh: Hasibuan, Rosma, Levilia, Herlina, Wibowo, Lestari

Kutu daun Aphis glycines (Hemiptera: Aphididae) merupakan salah satu hama penting yang menyerang daun dan polong kedelai. Jamur Beauveria bassiana merupakan agensia hayati berpotensi untuk dikembangkan sebagai musuh alami hama kutu daun Aphis glycines. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertu...

Sumber: Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 1 No. 3 (2013)

PENGARUH KONSENTRASI BORON TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI DUA VARIETAS MENTIMUN (Cucumis Sativus L) YANG DITANAM SECARA HIDROPONIK

Oleh: Rahmasuri, Annisa, Ginting, Yohannes Cahya, Bakrie, Azlina Heryati

Mentimun merupakan salah satu jenis sayuran buah yang sangat potensial dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. Salah satu upaya untuk meningkatkan persediaan mentimun yaitu dengan menerapkan sistem hidroponik. Konsentrasi boron dalam budidaya mentimun dengan sistem h...

Sumber: Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 2 No. 3 (2014)

PENGARUH VITAMIN B DAN BENZILADENIN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ANGGREK PHALAENOPSIS HASIL KULTUR JARINGAN

Oleh: Sukartini, Sukartini, Ramadiana, Sri, Hapsoro, Dwi

Anggrek dinilai sebagai salah satu bunga yang indah. Minat terhadap pertumbuhan anggrek cenderung meningkat di kalangan masyarakat Indonesia baru-baru ini. Salah satu genus yang populer di keluarga anggrek adalah Phalaenopsis. Hampir semua anggrek tumbuh lambat, termasuk Phalaenopsis, beberapa peraw...

Sumber: Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 2 No. 3 (2014)

PENGARUH BENZILADENIN DAN VITAMIN B TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ANGGREK DENDROBIUM

Oleh: Noventa, Dea Resty, Ramadiana, Sri, Rugayah, Rugayah

Dendrobium adalah salah satu anggrek epifit yang banyak diminati oleh masyarakat. Permintaan anggrek Dendrobium semakin meningkat setiap tahunnya, akan tetapi anggrek memiliki tipe pertumbuhan yang lambat sehingga untuk membantu pertumbuhan dan perkembangannya, anggrek membutuhkan zat pengatur tumbu...

Sumber: Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 2 No. 3 (2014)

EFIKASI HERBISIDA GLIFOSAT TERHADAP GULMA DI LAHAN TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) BELUM MENGHASILKAN

Oleh: Mukarromah, Laeli, Sembodo, Dad R. J., Sugiatno, Sugiatno

Keberadaan gulma pada areal tanaman kelapa sawit belum menghasilkan (TBM) mengakibatkan terjadinya kompetisi antara gulma dengan tanaman kelapa sawit. Pengendalian gulma menggunakan herbisida lebih menguntungkan daripada dengan cara pengendalian gulma yang lain. Penelitian bertujuan untuk mengetahui...

Sumber: Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 2 No. 3 (2014)

EFIKASI HERBISIDA METIL METSULFURON UNTUK MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) MENGHASILKAN

Oleh: Koriyando, Virgio, Susanto, Herry, Sugiatno, Sugiatno

Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam meningkatkan produksi tanaman kelapa sawit adalah faktor lingkungan terutama masalah keberadaan gulma yang dapat menekan pertumbuhan dan hasil. Aplikasi herbisida merupakan pengendalian gulma secara kimiawi dan herbisida metil metsulfuron berpotensi ef...

Sumber: Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 2 No. 3 (2014)

EFIKASI HERBISIDA GLIFOSAT TERHADAP GULMA UMUM PADA PERKEBUNAN KARET (Hevea brasiliensis [Muell.] Arg) YANG SUDAH MENGHASILKAN

Oleh: Oktavia, Evi, Sembodo, Dad R. J., Evizal, Rusdi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas herbisida Isoprofil Amina (IPA) Glifosat, untuk mempelajari perubahan komposisi jenis gulma setelah aplikasi IPA glifosat, dan untuk mengetahui pengaruh keracunan herbisida IPA glifosat pada tanaman karet menghasilkan. Penelitian ini dilaksanakan...

Sumber: Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 2 No. 2 (2014)

POPULASI HAMA DAN MUSUH ALAMI PADA PERTANAMAN PADI VARIETAS CIHERANG YANG DIKELOLA SECARA PHT VERSUS KONVENSIONAL (NON-PHT)

Oleh: Hutagalung, Septian, Susilo, F. X., Indriyati, Indriyati

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan populasi hama dan musuh alami pada pertanaman padi Varietas Ciherang yang dikelola secara PHT versus non-PHT. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sinar Pasemah, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan pada bulan Juni-Oktober 2012. Perlakuan terdiri...

Sumber: Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 1 No. 3 (2013)

EFIKASI Beauveria bassiana PADA PENGGEREK BUAH KOPI (Hypothenemus hampei) DARI SUMBERJAYA

Oleh: Marleni, Nia, Swibawa, I Gede, Aeny, Titik Nur

Produksi kopi di Indonesia pada tiga tahun terakhir ini mengalami penurunan dikarenakan gangguan hama yang sangat merugikan. Hama utama tanaman kopi adalah penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei). Hama ini sulit dikendalikan dengan insektisida kimiawi karena hampir seluruh stadium perkembangannya ...

Sumber: Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 1 No. 3 (2013)

PENGARUH APLIKASI BEBERAPA TARAF KONSENTRASI FORMULASI KERING Metarhizium anisopliae (Metchnikoff) Sorokin ISOLAT YOGYAKARTA TERHADAP MORTALITAS KEPIK PENGISAP BUAH KAKAO (Helopeltis spp.) DI LABORATORIUM

Oleh: Erdiyanto, Erwan, Purnomo, Purnomo, Wibowo, Lestari

Hama pengisap buah kakao (Helopeltis spp.) merupakan hama penting yang menyerang tanaman kakao. Pengendalian hama menggunakan insektisida selama ini masih kurang memuaskan. Selain itu, petani dalam menggunakan insektisida pada umumnya melebihi dosis anjuran. Penggunaan pestisida yang tidak tepat ini...

Sumber: Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 1 No. 3 (2013)