Artikel (21)
Diaphanosoma sp. atau dikenal sebagai kutu laut, berpotensi sebagai pakan hidup untuk larva ikan dan udang karena siklus hidupnya relatif singkat sehingga memungkinkan untuk diproduksi secara masal. Untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan kombinasi fitoplankton Tetraselmis sp., Nannochloropsis sp....
Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH); Vol. 1 No. 2 (2013); 53-58 | 2013
Kedelai putih (Glycine max (L.) Merill) dan kacang hijau (Phaseolus radiatus) banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan karena kandungan protein dan karbohidratnya sangat tinggi. Saat berkecambah, karbohidrat dalam biji diurai menjadi senyawa yang lebih sederhana oleh enzim alpha-amilase. Salah satu ...
Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH); Vol. 1 No. 1 (2013); 19-24 | 2013
Jenis pakan monyet ekor panjang dapat berupa daun, buah, biji, bunga, serangga, dan telur burung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan dan bagian tumbuhan yang digunakan sebagai sumber pakan monyet ekor panjang serta lokasi tempat mencari makan. Penelitian ini dilaksana...
Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH); Vol. 1 No. 1 (2013); 44-47 | 2013
Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) adalah primata yang mudah beradaptasi dengan aktivitas manusia. Jenis monyet ini mudah dijumpai di kawasan hutan yang dekat dengan kawasan pemukiman, perladangan, dan perkebunan, contohnya adalah area Youth Camp di Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman di Kabup...
Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH); Vol. 1 No. 1 (2013); 40-43 | 2013
Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH); Vol. 1 No. 1 (2013); 35-39 | 2013
Cagar Alam Laut Krakatau berada di daerah vulkanik Gunung Anak Krakatu. Aktivitas seismik yang diakibatkan oleh magma chamber Anak Krakatau menyebabkan goncangan pada dasar laut yang memungkinkan bergesernya substrat yang menjadi tempat terumbu karang tumbuh, Selain itu debu vulkanik akan mempengaru...
Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH); Vol. 1 No. 1 (2013); 30-34 | 2013
Foraminifera bentik merupakan salah satu Protozoa yang dapat terawetkan dalam sedimen perairan. Organisme bersel tunggal ini telah banyak digunakan sebagai indikator lingkungan karena sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragama...
Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH); Vol. 1 No. 1 (2013); 25-29 | 2013
Penelitian dilakukan pada bulan April 2012 untuk menentukan apakah pelukaan fisik mempengaruhi degradasi klorofil dan aktivitas enzim dehidrogenase selama proses pematangan buah eruk nipis. Penelitian dilakukan dalam percobaan faktorial 2x2 denga faktor A 2 taraf waktu pengukuran: 4 hari dan 8 hari ...
Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH); Vol. 1 No. 1 (2013); 14-18 | 2013
Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH); Vol. 1 No. 1 (2013); 9-13 | 2013
Araceae merupakan salah satu suku tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai tanaman hias, sumber obat, dan bahan pangan. Berdasarkan pada hasil pengamatan di lapangan banyak daun Araceae yang terserang bercak yang disebabkan oleh jamur. Jamur yang bersifat parasit pada tumbuhan biasanya akan menyerap nu...
Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH); Vol. 1 No. 1 (2013); 5-8 | 2013